NIHIL TERAPUNGKU
By: ilung sufi enha.
Allah, dalam nihilku
lahir berhamburan syetan-syetan
saling berebut diri
mencampakkanya kemana saja tanpa arah
Allah,
cahay yang dahulu putih itu
kini redup bahkan hampir beku
mati,
oleh himpitan waktu dan kenyataan
hingga sesak nafasku
menjadikan pekikan semesta
Allah,
dalam terapung tanpa atap tanpa ujung
ku memahami makna di balik peristiwa
demi langkah menuju sampainya
aku membawa uluran sinar suci-Mu.



0 komentar:
Posting Komentar