Jumat, 11 September 2009

munajat suci

by: ima


indah hari ini ku rasa

bentangkan lamunan mengikat hati

sungguh indah menatap tak mampu mengucap

langtang suaranya membungkam kataku


sorot matanya bagai elang

yang akan menerkam

ku tunduk seakan tak berdaya

tutur bahasanya bagai sebuah candu

sikap romantisnya mengobsesikan

jiwa menambah rasa


dalam hati jiwa dan keyakinan

yang telah menyergapmendunia

diri ini akan berusaha

meski tak mengerti maksud hati ingin berkata


wahai engkau yang maha Agung

jadikanlah bulan suci ini

sebagai bulan mustajabah dari apa

yang kami munajatkan padaMu

pancarakan cahaya surgamu pada kami

tuk menuju keabadian zaman.

Senin, 07 September 2009

CHATING LOVE

By: RIDA

ku mengenalmu lewat jari-jari tangan ini

mengetikkan kata-kata indah

merayu dan menggoda

sungguh indah kumerasakanya

awalnya aku hanya ingin berteman

tapi aku tak kuasa membohongi perasaanku

untuk mengungkapkan is hatiku

yang selamaini terpendam

waktu terus berjalan dengan sendirinya

akhirnya tibalah saatnya aku menanamkan cintaku

tak ada keraguan lagi bagiku

aku begitu yakin

bahwa kau akan menerima cintaku

cinta sejati, cinta yang tulus

dari hati ini

sungguh indah saat itu

saat pertamaku untuk memiliki hatimu

oh.. inikah rasanya cinta.

Minggu, 06 September 2009

CHATING LOVE

By: RIDA


ku mengenalmu lewat jari-jari tangan ini

mengetikkan kata-kata indah

merayu dan menggoda

sungguh indah kumerasakanya


awalnya aku hanya ingin berteman

tapi aku tak kuasa membohongi perasaanku

untuk mengungkapkan is hatiku

yang selamaini terpendam

waktu terus berjalan dengan sendirinya

akhirnya tibalah saatnya aku menanamkan cintaku

tak ada keraguan lagi bagiku

aku begitu yakin

bahwa kau akan menerima cintaku


cinta sejati, cinta yang tulus

dari hati ini

sungguh indah saat itu

saat pertamaku untuk memiliki hatimu

oh.. inikah rasanya cinta.
NIHIL TERAPUNGKU
By: ilung sufi enha.

Allah, dalam nihilku
lahir berhamburan syetan-syetan
saling berebut diri
mencampakkanya kemana saja tanpa arah


Allah,
cahay yang dahulu putih itu
kini redup bahkan hampir beku
mati,
oleh himpitan waktu dan kenyataan
hingga sesak nafasku
menjadikan pekikan semesta


Allah,
dalam terapung tanpa atap tanpa ujung
ku memahami makna di balik peristiwa
demi langkah menuju sampainya
aku membawa uluran sinar suci-Mu.

puisi ahmadin yosi h.

ANAK-ANAK INDONESIA
By: ahmadin YS.

kehilangan ladang di kampung mereka
anak-anak indonesia merangkak
di lorong-lorong gelap kota
berjejal mereka di gerbong-gerbong
kereta api senja
terimpit dalam bus-bus kota
menggelepar dalam gubuk-gubuk
tanpa jendela
anak-anak indonesia akan di giring
kemnakah mereka?
bagai berjuta bebek mereka bersuara
menyanyi lagu tanpa syair dan nada
sebelum matahari terbit anak-anak indonesia
berderet di tepi-tepi jalan raya, menggapai-gapaikan
tangan mereka ke gedung-gedung berkaca
yang selalu tertutup pintu-pintunya
dari pagi hingga sore mereka anter lowongan kerja
anak-anak indonesia, akan di bawah kemana
ketika bangku-bangku sekolah bukan lagi dewa
yang bisa menolong nasib mereka?

puisi chairil anwar...

KRAWANG BEKASI

by: chairil anwar

kami kini yang terbaring antara krawang bekasi

tidak bisa teriak " MERDEKA" dan angkat senjata lagi


tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,

terbayang kami maju dan berdegap hati?


kami bicara padamu dalam hening di malam sepi

jika dad rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

kami mati muda. yang tinggal tulang di liputi debu

kenang-kenanglah kam.


kami sudah coba apa yang kami bisa

tapi kerja belum selesai belum apa-apa


kami sudah beri kami punya jiwa

kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan

arti 4-5 ribu nyawa.


kami cuma tulang-tulang berserakan

tapi adalah kepunyaanmu

kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan

atau tidak untuk apa-apa


kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata

kaulah sekarang yang berkata

kami bicara padamu dalam hening di malam sepi

jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak


kenang-kenanglah kami

terus-teruskanlah jiwa kami


menjaga bung karno

menjaga bung hatta

menjaga bung syahrir


kami sekarang mayat, berilah kami arti

berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian


kenang-kenanglah kami

yang tinggal tulang-tulang di liputi debu

beribu kami terbaring antara krawang-bekasi.

KATA** MUTIARA...

kebodohan adalah musuh dari apa

yang tidak di ketahuinya.


empat persoalan menjadikan seorang pemimpin :

1. ilmu 2. jujur 3. etika 4. di percaya


bila jiwa baik

raga pun juga turut baik.


pemuda sekarang adalah

generasi yang akan datang.


kebahagiaan seseorang

hanya dapat di tempuh dengan

4 orang:

1. istri yang sholihah

2. putra-putri yang berbakti

3. teman yang baik

4. ekonomi yang mapan


ilmu itu tidak akan di peroleh kecuali

dengan merendahkan diri.


dengan cahaya ilahi manusia

tidak akan menjumpai halangan

apapun pada kehidupanya dan itu adalah

hasil dari kemauan yang mantap dan hakikat

dari kesabaranya.


muthola'ah sumber ni'mat

ketawa musiknya jiwa

berfikir pokoknya kemajuan

beriman pangkal dari ketentraman hati.


tiada kebahagiaan tanpa di dahului kepedihan

tiada keberhasilan tanpa di awali ke sengsaraan

tiada kecanggihan tanpa di awali kefrimitipan

dan tak mungkin terdengar kata " maaf" tanpa di dahului persengketaan.


keimanan berdiri di atas 4 pilar yaitu:

* kesabaran

* keyakinan

* keadilan

*jihad fii sabilillah.


tiada jalan yang bertabur bunga

dala menggapai cita dan cinta.

KATA** MUTIARA...

kebodohan adalah musuh dari apa
yang tidak di ketahuinya.

Jumat, 04 September 2009

PUTIHNYA RINDU PUTIHNYA CINTA

By: RD

Perahu pantai itu anganku
Terkadang muncul bersama layarnya
Yang tertiup angin bergoyang sembarang
lepas bersama debur ombak

seandainya di pantai ini
engkau masih berada di sisiku
maka tak kan putus kenangan
sampai esok hingga senja

lihatlah!!! Senja itu semakin jingga
namun ombak di pantai ini masih tetap
bergelayut dalam canda
bersama angin, bersama karang, bersama batu-batu

kini dirimu semakin jauh
dan putih itu semakin putih
seperti putih batu karang
itulah putihnya rinduku
seputih pula cintaku...

tidak semua orang bisa membuat puisi tanpa adanya kemauan

Surat buat sang kekasih

By: harsoyo Bs.

Yang...
Kemana mesti ku cari bidukku
Dengan layar yang koyak moyak bergumul badai
Kendati mendung kedipkan, bintang pedoman
Dan kesetiaan menjelma jadi pembungkus
Mimpi sang pelaut tentang pelabuhan

yang....
Masih birukah langitmu
Ketika angin lebih sejuk
Sampaikan kabar tentang rantai kerinduan
Yang menjulur belum terbenam ke dasar


Yang...
Kita adalah selembar gambar
Yang terbingkai matahari
Kaca buat langkah sepasang kekasih
Yang sabar menerima jarum-jarum
Dengan jubahnya yang tebal selimuti angkasa

puisi adalah anugerah........

JEJAK LANGKAH YANG KAU TINGGAL

By: pujangga

Memang aku tak selalu hadir
Dalam mimpi indah mu...
Mungkn aku telah berlalu
Jadi kengan yang tak kau banggakan

Tapi bagiku cinta...
Adalah harta yang tersimpan

Jejak langkah yang kau tinggal
Mendewasakan hatiku
Jejak langkah yang kau tinggal
Takkan pernah hilang selalu
Begitulah cintaku padamu

Walu kau hanya singgah
Sekejap di cinta tulus ini
Tapi sangatlah berharga
Jadi kenangan yang aku banggakan

Maka bagiku cinta...
Adalah harta yang ku simpan
Selamat jalan kekasih
Temukan yang jauh lebih baik
Jangan pernah kau rasakan
Janji yang kau ucap padaku dulu...

puisi berbeda dengan prosa

SENTUHLAH AKU....

By: Harsoyo Bs.

Pucuk-pucuk lembayungsenja
Memanja luas sang cakrawala
Sungguh agung engkaulah sang pencipta
Kebesaranmu yang maha esa sentuhlah aku


Saat aku menari di angkasa
Agar aku tidak pernah lupa bahwa
Aku hanya seorang hamba
Yang di matamu tiada artinya


Sentuhlah aku saat aku berlumur dosa
Agar aku tidak pernah lupa
Bahwa itu semua
Hanyalah fana


Aku bersujud di pintumu
Mengaharap segala rahmatmu...

luapan isi hati seseorang yang di tuang dalam bentuk tulisan

USIA

By:  RD

Pabila langkah usia kembali terdengar
Terbelalak mata menatap gugup
Seakan terjaga dari mimpi yang belum usai
Ah..! betapa tidak..?

Sejak pertama kali ku reguk udara buana ini
Dan mula pertama ku lihat sinar mentari
Ganjil dan genap bilangan tahun saling berganti
Ku tengok disitu ada sejuta ragam

Adakah ku ini hidup diantara kau ..?
Kadang aku ragu sendiri
Senja ku lewati dengan kekalutan tiada menentu
Malam ku rayap mendaki bintang
Namun tiada pernah tertatap apa pula kan tergapai
Kelam di depanku sunyi di sekelilingku adanya
Dan yang ada hanyalah usiaku yang kian terus berpacu.

puisi adalah....

FARIDA APRILLIA

By: harsoyo BS.

Nama itu indah menyemburat lewat bingkai lugu
Rayuan nan manja membuat tiap mata terpana
Ingin rasanya aku bingkai indahnya
Ku tatap wajah cantik manismu

Selalu di hiasi tawa menggoda
Senyummu yang selalu menebar pesona
Terang cahaya keindahanmu
Melenyapkan kegelapan abadi

Memancarkan segarnya sang mentari
Serta menyuburkan hijaunya daun hati
Setiap langklah kau ciptakan ke kaguman
Setiap senyuman membutuhkan ketidak berdayaan

Setiap pandang melenyapkan ke senduan
Serta setiap alunan suaramu menggetarkan relung kalbu
Membuatku terpikat sejak pandangan pertama

Banyak kumbang mengutip keindahanmu
Membuat lebarnya retakan cermin hati
Serta menuliskan sayap-sayap getar kalbu
Ingin ku miliki dirimu

Ku ingin selalu ada di sampingmu
Bersandar pada kehangatan cinta
Dan kasih sayang sembari bersama
Merajut sejuta mimpi.

Aku ingin memberimu cinta
Walau aku tak pernah memperoleh cinta
Dan aku ingin memberimu bahagia
Walau aku tak pernah mengecap kebahagiaan itu.

puisi termasuk sastra baru........

Sastra

By:  RD

Kalau Cuma soal sastra
Itu Cuma permainan kata kalau Cuma soal drama

kalau Cuma permainan bicara
Kalau Cuma soal sengketa

Itu Cuma permainan harta
Kalau Cuma soal harta

Itu Cuma permainan nafsu belaka
Kalau Cuma soal cinta

Itu Cuma soal permaianan pria dan wanita
Kalau Cuma soal korupsi dan wanita

Itu Cuma permainan manusia
Kalau Cuma soal dunia

Itu Cuma soal sandiwara
Kalau Cuma surga dan neraka

Itulah hakekat yang sebenarnya
Siluet tujuh belas

By: pujangga

Sungguh pilu, ketika kobaran api merasuk ke jiwaku
Haruskah ku terima atau terpaku
Racun merasuki diriku
Melewati orong masa lampau
Tak tau kemana arah
Tegak berdiri
Tubuh ini terguncang

Rebahkan!
Sisi lain itu berkata
Rebahkan!

Sungguh aku tak sanggup melahap racun
Haruskah aku membisu
Hidup ini hanyalah gejolak naluri ilahi
Ku pikir jauh sebelum melangkah
Duri tajam berserakan di jalan
Hidup ini seperti mimpi
Hadir menghadiriku

Walau pahit dan sukar
Aku tetap mencoba

Apakah diri sanggup
Hatiku lelah, berpuluh tangis ku resapi
Berbuih menjalar ke bumi nestapa
Aku tak tau siapakah yang tau tentang diriku
Ketegaran menyelimuti
Kesedihan dan ketakutan menghantui
Siapakah yang merasuki tubuh ini

Aku inginkan masa indah di usia tujuh belas ini
Apakah bisa?
Ataukah hanya kekosongan belaka

Lumajang, 2 Juni 2009
Bersama Semilir Angin

By: pujangga

Bersama semilir angina
Yang menggaris fajar
Serta mengantarkan sisa malam
Seakan mengantarkan rasa khusyu’
Terdalam dari rasa sanubariku

Begitu tegar
Begitu teguh dan
Begitu kuat
Bersama akar ke banggaanku
Berhari-hari sudah ku lewati

Perjuangan
Berhasil pula ku jejaki
Penampahan diri
Penuh keluh dan kesah
Penuh duka dan nestapa

Letih dan lelah kulewati
Bimbang dan ragu kutelusuri
Seakan memberikan goresan
Pada setiap titian hari

Kini tertinggal kenangan
Di dalam hati
Ada ucap syukur dari nuraniku
Ada rasa bahagia dari rasa hatiku

Telah ku lewati betapa beratnya perempuan ini
Di antara rasa kangen
Atas orang-orang yang ku cintai
Di antara senandung rindu

Lagu kampung halamanku
Dan senyum tulus
Rekan sepermainanku
Aku tetap tegar
Pada ras bangga
Kepada rasa syukur
Yang menawarkan racun bimbangku
Pun ikhlas dan pasrahkan
Pada setiap langkah.

Bersama Semilir Angin


By: pujangga


Bersama semilir angina

Yang menggaris fajar

Serta mengantarkan sisa malam

Seakan mengantarkan rasa khusyu’

Terdalam dari rasa sanubariku


Begitu tegar

Begitu teguh dan

Begitu kuat

Bersama akar ke banggaanku

Berhari-hari sudah ku lewati


Perjuangan

Berhasil pula ku

Selasa, 01 September 2009

kumpulan kata** mutiara

cinta boleh hancur, harapan boleh tak terwujud
namun putus asa tak boleh ada

cinta berarti.....
kelembutan dan kecenderungan
hati kepada yang di cintai

kata** mutiara

kumpulan kata** mutiara

orang yang pandai adalah
orang yang mampu mengatasi kesulitan
dan kekurangan yang ada pada dirinya sendiri.

keramah tamahan adalah sinar matahari
yang di dalamnya tumbuh kebajikan.

berterima kasihlah kepada musuhmu
karena dialah yang menunjukkan segala kekuranganmu

pemuda yang sejati adalah mereka
yang mampu menunjukkan siapa dirinya

kebahagiaan yang tertinggi adalah
bila kita di cintai oleh orang yang kita cintai

semakin besar kesulitan yang kita hadapi,
semakin besar kemenangan yang kita peroleh.

kegemilangan kita bukanlah karena tidak gagal,
tetapi karena bangkit kembali setiap kita gagal.

memberi contoh dengan perbuatan,
lebih baik dari pada memberi contoh dengan perkataan.

orang yang jatuh itu biasa, tetapi
orang yang jatuh bangun lagi itu yang luar biasa.