Senin, 31 Agustus 2009

pabila


PABILA
By: ridaharsoyo

pabila mata adalah cahaya maka hati adalah permata
saat bahagia meronta maka tawa adalah warna

pabila senyum adalah ibadah maka cinta adalah anugerah

pabila canda membuat luka maka tawa adalah obatnya

pabila lidah mulai berbisa maka kejujuran mahal harganya

pabila kata mulai tak berguna maka beribu maaf yang ku minta

pabila agam hanya tinggal nama maka taqwa tidak tak tersisa
saat musibah melanda mak kita tahu itu semua ada sepercik hikmah
yang tersisa utuk kita semua....

kepadaMu jua

KEPADA-MU JUA


By: pujangga

Setiap keindahan yang tumbuh bersemi
subur berbunga dalam hati insani
kepada-Mu jua yang hakiki kembali


setiap kegelisahan di jiwa
rasa takut dan berputus as
keoadaMu jua segala pengharapan di tujukan


setiap kesendirian di malam sepi
berkawan dengan sunyi
kepadaMu jua segala ingatan yang meramaikan


setiap kesedihan sebuah luka
yang di irigi tetesa air mata
kepadaMu jua segalanya kan terobati.


DOA

DOA

By: pujangga

dalam doa
seribu harap terus ku ucap
seribu pinta ku rangkai kata

dalam doa
ku pasrahkan bukan menyerah
ku tinggal bersam tawakal
k curahkan yang terjadi pasti setiap kehendak dar ilahi

dalam doa
ku tumpahkan segala hina diri
demi kasih murni sejati
dalam doa....

YANG KU RINDU

YANG KURINDU
By: pujangga


kurindukan...
sekuntum mawar dalam sebuah harapan
mekar di pagi hari menyambut datangnya mentari
semerbak sepanjang hari tuk meramaikan suasana taman hati
tak layu di malam hari bersam purnama yang menerangi bumi

kurindukan...
sekuntum mawar dalam genggaman
.kelopaknya bukan gemerlap materi tapi kasih sayang ilahi
mahkotanya bukan kilauan intan permata tapi cahaya oekerti
duri-durinyabukan ke sombongan tapi pembenteng diri

kurindukan...
sekuntum mawar dalam keindahan
dala kemuliaan abadi
dalam kesucian kasih ilahi
dalam kemurnian cinta hakiki

kurindukan...
sekuntu mawar dalam keinginan
sebagai teman sepanjang zaman

kurindukan ...
sekuntum mawar dalam lantunan doa
kelak kan hadir di depan mata.

RAIH CINTA BERSAMA MENTARI

RAIH CINTA BERSAMA MENTARI
By: pujangga

langit senja mulai temaram
siang berakhir di gantikan malam
dengan segala hiasanya
di angkasa
menerangi bumi

keping kenangan di masa lalu
dari sebuah kegagalan berakhir kekecewaan
bukanlah benih putus asa
di esok dan lusa
bersama mentari baru

rembulan berkawan bintang
hapuskan keraguan
dari sebuah asa pengharapan

bergema doa
jalan terbuka
tergapai segala cita.

mawar di pagi hari...

Mawar Di Pagi Hari

by: pujangga
duhai mawar
kuntummu telah mekar
ketika menyambut kehadiran sang fajar
rupa menawan menebar keharuman
indah mempesona

duhai mawar
kuntummu telah mekar
ketika sang surya menampakkan diri tuk mengawal hari
mengharum semerbak seuruhtaman
damailah rasa

duhai mawar
akankah kuntumu tetap mekar
ketika rasa ini menghendaki di esok hari
ingin mencium keharumanmu lagi
segarlah sepanjang masa.

kumpulan kata** mutiara

cinta adalah plihan** antara rindu da cemburu, anatara keidahan dan penderitaan, anatara harapan dan ketakutan, antara cita** dan kenyataan.



cinta membutuhkan pengorbanan
cinta membuat perpaduan yang aneh antara harga diri dan ketakutan, antara kesabaran dan kehilangan rasa malu. cinta mendatangkan keanehan** dan terkadang da menyapa hati seseorang secara aneh pula.



cinta adalah suci sebab ia berasal dari yang maha suci. cinta di tanamkan dalam diri setiap makhlk agar dengannya makhluk menjadi sucu dan agar dengannya terjalin kehidupan rumah tangga.



berhati-hatilah kalian terhadap cinta durinya adalah nafsu dan mawarnya adalah ke sucian, betapa banyak manusia yang mengira telah mencium aroma mawar, padahal jiwanya tertusuk duri cinta. cinta sejati akan mengantarkan tangan** jiwa meraih setangkai mawar tanpa merusaknya dan tanpa tertusuk duri**nya.



salah stu sifat cinta adalah mendua maka berhati-hatilah denganya berhati-hati itu tidak sama dengan takut. hati-hati adalah kebijakan jiwa, sedang takut adalah kepengecutannya.



pecinta sejati tidak pernah peduli akan derita dan bahagia dalam menjalani hidup, tawa bukan wujud dari kebahagiaan, tangispun bukan wujud dari kesedihan dan kedukaan.



tatkala nafsu telah menyelubungi, sedangkan hati telah memberontak darinya, maka menempuh jalan untuk bermuhasabah adalah langkah yang sebaik-baik nya.



tuhan telah menitahka setiap wanita memiliki suara yang lembut, yang dengannya kekerasan watak pria bisa di tundukkan.
memiliki wajah cantikyang denganya terhiburlah seluruh makhlu, mamiliki kesabaran yang tinggi yang dengannya tunduk segala ketergesah-gesahan diri.

Minggu, 30 Agustus 2009

PERJALANAN

PERJALANAN....
Lumajang, 31 agustus 2009
andai waktu dapat ku ulang kembali
pasti kan ku ulang dengan sesuka hati
namun apalah daya sudah jadi taqdir ilahi
apa yang ku dapati

dirinya yang hadir
tanpa ku nanti
serta tanpa ku duga
memberi dan menebar tawa

aku tak bisa dan tak menerti
apa yang ada di dalam hati
aku tak tahu da tak merayu
apa yang ingin aku tahu

dirinya jauh tak tebus oleh indra
entah bagaimana dan mengapa
rasa di hatiku tak tentu arah
apakah aku menuruti cinta semata
atau nafsu belaka

ya... muqallibal qulubi
beri hamba kekuatan hati
untuk selalu menerima kehendak ilahi.


by: ;-)RD

toto sudarto bachtiar...

SEMU

kearifan, keadilan, dan kebenaran
kedaulatan, kebebasan, dan kemakmuran
kini telah terkemas rapi dalam botol,
kaleng, dan kantong plastik di papan pajangan
mall dan toko-toko swalayan dan warung kecil
sampai ke dusun-dusun terpencil
juga di iklan bugil televisi dan koran kuning
tetapi semuanya bukan punyaku
bukan punya kita
semuanya bukan duniaku bukan dunia kita

kita semua sudah terjebak di hutan mimpi
negeri asing tanpa hati nurani
tanah kosong tanpa wajah dan watak
tidak ada tangis dan tawa yang membasahi pipi
pepohonan meranggas tercabut akar
langit kehilangan cakrawala
sungai-sungai tenang melinangkan duka cerita
namun sebenarnya bukan dunia kita
cuma mimpi kita.

toto sudarto bachtiar.....

puisi karya burung merak.........

megatruh
oh, akal sehat jaman ini
bagaimana mesti ku sebut kamu
kalau lelaki kenapa seperti kue lapis?
kalau perempuan kenapa tidak ke ibuan?
dan kalu banci kenapa tidak punya ke uletan?
aku menahan air mata
punggung ku dingin tapi aku mesti melawan
kerna aku menolak bersekutu dengan kamu
kenapa anarki jalanan mesti di tindas dengan anarki ke kuasaan?

apakah hukum tinggal menjadi syair lagu disco?
tanpa panca indra untuk fakta
tanpa kesadaran untuk jiwa
tanpa jendela untuk cinta kasih
sayur mayurlah kamu

dibius pupuk dan insektisida
kamu hanya berminat menggemukkan badan
tidak mampu bergerak menghayati cakrawala
terkesima, terbengong, terhiba-hiba
berakhir menjadi hidangan para raksasa

oh, akal sehat jaman ini kerna menolak menjadi edan
aku melawan kamu!

Jumat, 28 Agustus 2009

puisi patriotisme

kumpulan kata** MUTIARA

keagungan, keindahan, kecantikan
bukan terletak pada wanita dan kehormatan,
akan tetapi terletak pada hati dan
kepribadian yang berhias ilmu dan iman.

gadis zaman dahulu merah mukanya
karena malu tetapi...
gadis masa kini malu bila mukanya merah

peliharalah kemuliaan jiwamu, apa gunanya
punya badan yang tampan jika tidak
mengandung jiwa yang luhur


wanita jelita yang kurang
bernasib baik akan berjumpa ,
lebih banyak pecinta di banding
suami...


sebagian besar gadis-gadis
lebih suka kelihatan cantik dari pada cerdik
sebab sebagian kaum pria lebih pandai melihat
dari pada berfikir.


wanita yang bijaksan dapat
mengubah pandangan tandus menjadi
taman yang teduh

Bila Tiba Waktu Berpisah

di bawah naungan langit nan biru dengan segala hiasanyayang indah tiada tar
di atas hamparan bumi dengan segala lukisanya yang panjang terbentang
masih ku dapatkan dan ku rasakan
curahan rahmat dan berbagai nikmat
yang kerap kau berikan
tapi bila waktu berpisah
tanpa setetes syukur di samudra rahmat-Mu

di siang hari ku langkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku
di malam hari ku pejamkan mata bersama orang-orang yang ku cintai
masih ku dapatkan dan ku rasakan
keramaian suasan dan ketengan jiwa
tapi bila tiba waktu berpisah
akankah ku pergi seorang diri
tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani

ketika ku lalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku
ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti
masih bisa ku menghibur diri
tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik
tanpa sebersit keraguan
tapi bila tiba waktu berpisah
masih adakah kesempatan bagiku
tuk membersihkan jiwa dan hatiku

setiap ke gagalan yang membawa kekecewaan
setiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan
masih ku dengar dan ku rasakan
suara-suara yang menghibur
tuk menghapus setiap kecewa dan sesal
tapi bila tiba waktu berpisah
adakah yang akan menghiburku
akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan.

Yang Berharga Yng Terlupa

detik demi detik dari masa yang berlalu
akan terus berganti waktu
kisah demi kisah yang telah pergi
akan tetap hilang dan tak kan kembali

matahari yang ada di siang ini
esok kan berbeda tak terulang lagi
rembulan yang ada di malam hari
esok pun kan berganti

saat ada akan terlupa
ketika berlalu datanglah rindu

tiada sadar jiwa-jiwa yang alpa
tentang nilai dan harga
ketika segalanya hilang pergi

nilai dan harga yang terlupa
harus di tebus saat telah sirna
dengan penyesalan dan harapan sia-sia
baiklah kembali terulang di depan mata

Yang Berharga Yng Terlupa

Mawar Di Pagi Hari

duhai mawar
kuntumu telah mekar
ketika menyambut kehadiran sang fajar
rupa menawan menebar keharuman
indah mempesona

duhai mawar
kuntummu telah mekar
ketika sang surya menampakkan diri tuk mengawali hari
mengharum semerbak di seluruh taman
damailah rasa

duhai mawar
akankah kuntummu tetap mekar
ketika rasa ini menghendaki di esok pagi
ingin mencium keharumanmu lagi
segarlah sepanjang masa...

Dari Dalam Dirimu....

dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
lukislah sebuah senyuman di bibirmu
karena itu indah
bak mentari pagi yang memberikan keceriaan hari
laksana langit senja yang pamit menghadirkan ketenangan angkasa dengan bulan dan gemintang
bagi yang memandang

dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
rangkailah kata bijak di setiap kalimatmu
karena itu indah
seperti nyanyian burung yang berterbagan di sela dahan
bagaikan kidung serangga pengisi taman malam
bagi yang mendengar

dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
eratkanlah sesama di hatimu
karena itu indah
bak tali pemersatu
laksana titian penghubung
bagi sebuah ukhuwah

dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
satukanlah niat dan kata dalam nyata
karena itu indah
bila lisan sejalan hati
jika hati seiring perbuatan
bagi yang merasa

Kamis, 27 Agustus 2009

berita duka

sang merak telah istirahat selanya di bengkel teaternya bersama mbah surip.
aelamat jalan wa.rendra.....
semoga karya mu terus di kenang.!

yang ku rindu

kurindukan...
sekuntum mawar dalam sebuah harapan
mekar di pagi hari menyambut datangnya mentari
semerbak sepanjang hari tuk meramaikan suasana taman hati
tak layu di malam hari bersama purnama yang menerangi bumi

kurindukan...
sekuntum mawar dalam genggaman
kelopaknyabukan gemerlap materi tapikasih sayang ilahi
mahkotanya bukankilauan intan permata tapi cahay pekerti
duri-durinya bukan kesombongan tapi pembenteng diri

kurindukan ....
sekuntum mawar dalam keindahan
dalam kemuliaan abadi
dalam ke sucian kasih ilahi
dalam kemurnian cinta hakiki

kerinduan...
sekuntum mawar dalam keinginan
sebagai teman sepanjang zaman

kurindukan ...sekuntum mawar dalam lantunan doa
kelak akan hadir di depan mata

yang ku rindu

guys.....
jangan lupa ya...
lebaran tanggal 22 lho insya allah;-)

Rabu, 26 Agustus 2009

sahabat



sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam ke sejukan
sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian
wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya
sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran
sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan
wahai burung duta suara
ceritakanlah padaku tentang kehadirannya....