SEMU
kearifan, keadilan, dan kebenaran
kedaulatan, kebebasan, dan kemakmuran
kini telah terkemas rapi dalam botol,
kaleng, dan kantong plastik di papan pajangan
mall dan toko-toko swalayan dan warung kecil
sampai ke dusun-dusun terpencil
juga di iklan bugil televisi dan koran kuning
tetapi semuanya bukan punyaku
bukan punya kita
semuanya bukan duniaku bukan dunia kita
kita semua sudah terjebak di hutan mimpi
negeri asing tanpa hati nurani
tanah kosong tanpa wajah dan watak
tidak ada tangis dan tawa yang membasahi pipi
pepohonan meranggas tercabut akar
langit kehilangan cakrawala
sungai-sungai tenang melinangkan duka cerita
namun sebenarnya bukan dunia kita
cuma mimpi kita.



0 komentar:
Posting Komentar