di bawah naungan langit nan biru dengan segala hiasanyayang indah tiada tar
di atas hamparan bumi dengan segala lukisanya yang panjang terbentang
masih ku dapatkan dan ku rasakan
curahan rahmat dan berbagai nikmat
yang kerap kau berikan
tapi bila waktu berpisah
tanpa setetes syukur di samudra rahmat-Mu
di siang hari ku langkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku
di malam hari ku pejamkan mata bersama orang-orang yang ku cintai
masih ku dapatkan dan ku rasakan
keramaian suasan dan ketengan jiwa
tapi bila tiba waktu berpisah
akankah ku pergi seorang diri
tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani
ketika ku lalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku
ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti
masih bisa ku menghibur diri
tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik
tanpa sebersit keraguan
tapi bila tiba waktu berpisah
masih adakah kesempatan bagiku
tuk membersihkan jiwa dan hatiku
setiap ke gagalan yang membawa kekecewaan
setiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan
masih ku dengar dan ku rasakan
suara-suara yang menghibur
tuk menghapus setiap kecewa dan sesal
tapi bila tiba waktu berpisah
adakah yang akan menghiburku
akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan.



0 komentar:
Posting Komentar